Jadi tadi siang kekasih cerita kalau salah satu teman mainnya sekarang udah nggak pernah main lagi sama anak2 lain. Anggep aja si B. Jadi B ini nggak pernah main sama anak2 lagi sejak jadian sama salah satu temen mainku juga yg dulu deket sama aku. You know, si cewek ini sekarang juga udah nggak pernah main sama kita anak2 perempuan lagi. Mereka berdua menjauh dari temen2.
Pelajaran duduk semeja. Istirahat ke kantin bareng. Berangkat bareng pulang bareng. Udah nggak pernah ada waktu lagi buat sekedar ngobrol2 sama temen2 kayak dulu. Dia berubah. Mereka berubah.
Dan ini nggak hanya terjadi sama mereka berdua. Yang jadian 20 hari setelah tanggal jadianku juga kasusnya begini. Yang bener2 ngerasain tuh 2 orang yg selalu duduk baris ketiga itu. Mereka pernah cerita ke kekasih saya kalau si cewek yg dulu kemana2 selalu bertiga sekarang nggak pernah keluar bareng mereka lagi. Istirahat sama pacarnya, pelajaran sama pacarnya. Ya saya juga ngerasain sih meskipun yg benar2 saya rasain tu ya yg pertama saya ceritain di atas tadi.
Kasian anak2 cowok itu. Mereka sekarang jadi jauh dari si B. Lhah orang si B-nya yg menjauh kok. Kata kekasih sekarang yg main di belakang sana tinggal 4 orang, yg 2 mejanya kepisah. Padahal dulu berlima seru2an tiap hari.
Pasti sakiiiiit banget rasanya tau kenyataan kalau sahabat yg didukung abis2an biar jadian sekarang lupa sama jasa mereka.
Sebenarnya wajar sih kalau temen tuh jadi agak menjauh dari temen gara2 jadian, otomatis lebih milih pacar. Tapi kok enggak berlaku buat saya ya? Kata sahabat saya, dari 5 pasangan di kelas, cuma saya yg nggak berubah setelah jadian. Nggak tau juga sih, cuma dari awal saya emang punya prinsip "Urusan temen ya temen, urusan pacar lain lagi."
So, saya fine2 aja kalau kekasih saya main sama temen2nya, saya ngasih dia kebebasan kok. Toh nanti juga pacaran ada waktunya sendiri. Dulu saya pernah ngorbanin kekasih demi teman2 karena mereka nggak mau ada yg pacaran kalau yg lain pada single nggak bawa gandengan. Ya udah toh sama kekasih bisa lain waktu.
Helooooo kaliaaan heeeeeeii ke mana kalian yang duluuuuu?? Kami merindukan kalian yang duluuuu saat kalian belum berubah beginiiiiii. Mungkin kalian nggak sadar kalau udah berubah dan menjauh, tapi tolong inget siapa yg dulu dukung kalian sepenuh hati dan selalu ada di belakang kalian apa pun pilihan yang kalian pilih.. Saya bicara begini bukan dari pribadi saya sendiri, saya juga mengutarakan hati kecil anak2 di kelas.. Baik cowok ataupun cewek.
Kita sadar diri kok nggak mau ikut campur urusan kalian. Tapi palilng tidak, anggaplah kita ada. Kita bakal sangat menghargai itu. Apa yg dirasakan temen2 kan nggak bisa kalian rasain. Yang menilai kalian juga temen2.
PWGS - SOL
AEP - CAN
YC - DAH
UN - DJS
YDK - WU
*dari inisial2 di atas, didominasi oleh perubahan yg tidak disadari*
Tuesday, January 24, 2012
Friday, January 6, 2012
Merintih Mengembun
Cuaca hari ini sama persis seperti tiga tahun lalu,
hujan sejak sore.
hujan sejak sore.
Ini 6 Januari.
Aku tidak pernah bisa tidak apa apa hari ini,
cuma bisa menunggu apa yang tidak bisa ditunggu.
Penyesalan selalu datang ya?
Aku benci hari ini,
Aku benci hari ini,
lebih ke "Aku benci tanggal ini."
Aku merindukanmu,
kau bahkan belum sempat pulang di hari itu.
Aku bahkan tidak di sisimu hari itu.
Sudah tiga tahun yah,
tidak terasa waktu berlari secepat ini.
Dalam tiga tahun terakhir aku hanya benci dua tanggal,
satu tanggal ini, satu tanggal ulang tahunku.
Tiap kali hari kedua itu datang, apa pernah aku benar2 memikirkan pertambahan umurku?
Aku tidak peduli,
kenapa aku bertambah tua, sedangkan sudah tidak mungkin baginya untuk bertambah usia?
Hari ini kelabu.
Mengabu.
Tanggal ini mengembun.
Berharap tidak pernah tercipta tiga tahun lalu.
Berharap tidak pernah tercipta tiga tahun lalu.
Dedicated to half of my soul : Dino ( 1994 - 2009 )
Wednesday, December 7, 2011
2nd month
G'day all.. It's me again. Today is Desember 7th. Started by when I sat on one of the corner of my school with my friends, suddenly someone grabbed my arms from my back smoothly and whispered in my ears, "Selamat tanggal 7."
But so stupid me, words came out from my mouth was "Eh? Today is...7th?"
Then he went away about half of meters. Then I tried to apologize to him. So stupid! And then I told him the same thing. Oh God, how can I forgot this important date??
Hell. Fortunately he forgave me. And here we are, happy feeling running over and over in our heart.
Sometimes, girls didn't realize that boys remember all the girls ever said and ever did. And also the anniversary date. Girls, they exactly remember it.
So lucky to have him on my side.
Dimas Al Hakim - Dhara Cakasana
071011-till present
But so stupid me, words came out from my mouth was "Eh? Today is...7th?"
Then he went away about half of meters. Then I tried to apologize to him. So stupid! And then I told him the same thing. Oh God, how can I forgot this important date??
Hell. Fortunately he forgave me. And here we are, happy feeling running over and over in our heart.
Sometimes, girls didn't realize that boys remember all the girls ever said and ever did. And also the anniversary date. Girls, they exactly remember it.
So lucky to have him on my side.
Dimas Al Hakim - Dhara Cakasana
071011-till present
Sunday, October 30, 2011
kisahnya tuh gini..
Manusia itu diciptakan termasuk untuk menemukan pasangannya masing2. Selamat ya buat kalian yang sudah berhasil menemukan teman hidup. Eh tunggu dulu, kenapa saya jadi ngomong serius tentang masa depan begitu? Saya baru 17 tahun ketika menulis post ini lho. Ehem. Saya sebenernya bingung apa yang mau saya tulis. Tapi sekedar untuk mengisi waktu karena saya ditinggal tidur pacar saya jadi ya begini lebih baik. Eh? Tadi bilang apa? Pacar? Uhuk. Iya, sekarang saya punya seseorang yang bisa saya sebut 'pacar' setelah sebelumnya tidak ada kejelasan status di antara kami. LOL.
Hai, nama saya Dhara. 17 tahun. Punya pacar lhooo. Haha pamer2. Dan seharusnya saya perkenalan di prolog tadi. Sedikit saya ceritakan tentang kami. Kami dekat sejak duduk di bangku kelas 2 SMA. Dia baru pindah ke sekolah saya saat itu. Entah kenapa kami dekat dengan sendirinya. Melalui tahap2 menyenangkan tapi kadang menegangkan, kami menjadi dekat dan lebih dekat. Semua teman berpikir kami pacaran, tapi tidak, belum maksudnya. Dia menyatakan perasaannya baru saat awal2 memasuki tingkat tertinggi di sekolah, kelas 3. Dan saya sempat menolaknya. Alasannya terlalu rumit untuk diceritakan di sini, dan terlalu pribadi untuk dibuka di blog umum. Haha. Saya jarang2 cerita begini, beruntung kalian yang membaca ini (kalau ada). Hmm.. lanjut saja deh.
Lanjut apa ya? Hmm.. Eh buat yang belum tau kapan resminya kita, tanggal 7 Oktober kemarin kita resmi, dengan cara jadian yang amat sangat tidak mutu. Kita sebenarnya sudah jadian sejak lama, maksudnya jadian dengan sendirinya, tapi resminya baru kemarin itu. 23 hari sudah berlalu, cepat sekali rasanya. Hummm.. Semoga berlangsung lama, amiiin. Hoaaaaahm giliran saya ngantuk. Nyusul pacar saya ah.. Besok saya lanjutkan menulis apalah itu. See ya'.
Hai, nama saya Dhara. 17 tahun. Punya pacar lhooo. Haha pamer2. Dan seharusnya saya perkenalan di prolog tadi. Sedikit saya ceritakan tentang kami. Kami dekat sejak duduk di bangku kelas 2 SMA. Dia baru pindah ke sekolah saya saat itu. Entah kenapa kami dekat dengan sendirinya. Melalui tahap2 menyenangkan tapi kadang menegangkan, kami menjadi dekat dan lebih dekat. Semua teman berpikir kami pacaran, tapi tidak, belum maksudnya. Dia menyatakan perasaannya baru saat awal2 memasuki tingkat tertinggi di sekolah, kelas 3. Dan saya sempat menolaknya. Alasannya terlalu rumit untuk diceritakan di sini, dan terlalu pribadi untuk dibuka di blog umum. Haha. Saya jarang2 cerita begini, beruntung kalian yang membaca ini (kalau ada). Hmm.. lanjut saja deh.
Lanjut apa ya? Hmm.. Eh buat yang belum tau kapan resminya kita, tanggal 7 Oktober kemarin kita resmi, dengan cara jadian yang amat sangat tidak mutu. Kita sebenarnya sudah jadian sejak lama, maksudnya jadian dengan sendirinya, tapi resminya baru kemarin itu. 23 hari sudah berlalu, cepat sekali rasanya. Hummm.. Semoga berlangsung lama, amiiin. Hoaaaaahm giliran saya ngantuk. Nyusul pacar saya ah.. Besok saya lanjutkan menulis apalah itu. See ya'.
Tentang 4POINT
View days ago, tepatnya tanggal 11 Oktober 2011, we back to the dance floor. We rock the Ambarrukmo Plaza, Yogyakarta. We hit the floor with our lovely pappa, pappa Timboel. We just had a practice 4 or 5 times only. This is our bad habit. Dadakan. There was me, Risa, Inu, and Ucup. A lot of fun there! It was so unexpected that we went to the final on October 16th. Combined with traditional dances from the various provinces in Indonesia, we entertained the judges and the viewers around us. That was sooooo amazing until the host announced the winners. When they started to made our heart beat faster, we were in a hopeless condition. Tidak butuh waktu lama to realized that they mentioned our team ahead. So I cheerfully ran to the stage and had a trophy on my hands. This is our 5th trophy. Then we had a dinner together to celebrated this. Thanks all.
Thanks to :
Thanks to :
- God
- Mom
- our friends
- judges
- o oh Dipta
- mamma Mey
- the other competitor
- all that we can't mentioned cause there's too much persons to thanks to
4POINT. Dance till die.
Monday, August 1, 2011
"4POINT sekarang seperti apa?"
Semoga anggota lama 4POINT membaca ini (meskipun tidak akan mungkin), yang terdiri dari Rhedik Rakadea, Alma Hajjan Muhandhis, Risha Gesyta. Ke mana saja kalian? Ayo berjoget lagi. Ayo kita tambah piala setelah jumlah sekian itu. Kalian kini mengurus urusan masing2. Padahal dulu berjanji untuk selalu bersama. Nasib saya bagaimana? Saya tidak punya 4POINT lagi sekarang. Saya merindukan kalian. Merindukan latihan bersama lagi yang penuh keceriaan dan canda tawa. Merindukan celotehan2 tak bermutu dari kalian semua. Merindukan hunting kostum bersama2 lagi. Merindukan semua tentang kita dan kalian.
Nama 4POINT kian tenggelam. Banyak yang mempertanyakan itu. Memang begitu keadaannya.
Saya sangat menyayangkan ini. Tapi saya juga harus maklum. How come when I reach out my finger, it seems like more than distance between us? Padahal masih satu kota (tidak bagi AHM), tapi kita berasa jauuuuuh sekali. Ayo kita berkumpul lagi. Saya merindukan kalian. Atau kalau tidak, ayo bikin pesta perpisahan dan kubur dalam2 nama itu. Meskipun sangat disayangkan. Saya sangat mencintai tim ini. Tim yang telah membesarkan nama saya dan juga sekolah saya.
Huft, baru setahun kita bersama. Tapi kita sudah sedekat ini. Kalau harus bubar saya juga tidak rela. Tapi keadaan memaksa kita begini. Hiks. Sedih rasanya tau keadaan seperti ini. Disms tidak juga membalas. Hanya karena takut saya tagih utang2nya. Percayalah, saya begitu karena saya ingin kita berkumpul lagi. Saya merindukan kalian!
Suatu hari nanti kalau memang keadaan memaksa kita berpisah, semoga orang mengingat nama 4POINT sebagai tim yang pernah ada di kota tercinta. Amin. Hidup 4POINT!
Nama 4POINT kian tenggelam. Banyak yang mempertanyakan itu. Memang begitu keadaannya.
Saya sangat menyayangkan ini. Tapi saya juga harus maklum. How come when I reach out my finger, it seems like more than distance between us? Padahal masih satu kota (tidak bagi AHM), tapi kita berasa jauuuuuh sekali. Ayo kita berkumpul lagi. Saya merindukan kalian. Atau kalau tidak, ayo bikin pesta perpisahan dan kubur dalam2 nama itu. Meskipun sangat disayangkan. Saya sangat mencintai tim ini. Tim yang telah membesarkan nama saya dan juga sekolah saya.
Huft, baru setahun kita bersama. Tapi kita sudah sedekat ini. Kalau harus bubar saya juga tidak rela. Tapi keadaan memaksa kita begini. Hiks. Sedih rasanya tau keadaan seperti ini. Disms tidak juga membalas. Hanya karena takut saya tagih utang2nya. Percayalah, saya begitu karena saya ingin kita berkumpul lagi. Saya merindukan kalian!
Suatu hari nanti kalau memang keadaan memaksa kita berpisah, semoga orang mengingat nama 4POINT sebagai tim yang pernah ada di kota tercinta. Amin. Hidup 4POINT!
fiuuuuh
Lama tidak beguling dengan blog saya. Kangen =')
Apa yang mau saya tulis ya? Saya bingung. Mau menulis kata2 yahudd saya tapi takut dicopy paste sama orang lain di luar sana. Kan banyak kasus seperti itu. Diaku aku oleh orang lain. Padahal (bagi saya) kata2 yahudd yang itu cukup menyentuh yang membacanya (baca: memusingkan).
Mengakses blog ini penuh perjuangan. Hanya karena saya terkena penyakit passwordiusamnesius yang sudah merajalela otak saya. Bolak balik log in ke 2 bahkan 3 email saya dan akhirnya saya menemukan email mana yang saya pakai, mengganti password blog saya, dan foila! blog saya bisa saya akses kembali.
Well, inilah blog saya.
muah
Apa yang mau saya tulis ya? Saya bingung. Mau menulis kata2 yahudd saya tapi takut dicopy paste sama orang lain di luar sana. Kan banyak kasus seperti itu. Diaku aku oleh orang lain. Padahal (bagi saya) kata2 yahudd yang itu cukup menyentuh yang membacanya (baca: memusingkan).
Mengakses blog ini penuh perjuangan. Hanya karena saya terkena penyakit passwordiusamnesius yang sudah merajalela otak saya. Bolak balik log in ke 2 bahkan 3 email saya dan akhirnya saya menemukan email mana yang saya pakai, mengganti password blog saya, dan foila! blog saya bisa saya akses kembali.
Well, inilah blog saya.
muah
Subscribe to:
Posts (Atom)